Paypal tentu tidak asing lagi bagi para bebisnis online. Dimana Paypal ini digunakan sebagai alat transaksi dunia yang sudah sangat popular. Anda dapat melalukan transaksi menggunakan currency USD, EUR, SGD, IDR dsb. Paypal yang diakuisisi Ebay ini sudah ada ditahun 2002 dan tercatat sebanyak 143 juta pengguna aktif diseluruh dunia. Jika anda melakukan transaksi Online Dunia, Paypal ini mutlak anda miliki. Berikut ini akan kami berikan beberapa langkah mudah bagaimana membuka akun di Paypal.

1. Kunjungi Official Website Paypal -> paypal.com

1

Pilih tombol Sign Up / Daftar di bagian kanan atas halaman Home Paypal.

2. Pilih sesuaikan dengan Negara tempat tinggal Anda dan bahasa di paypal yang akan digunakan nantinya. Disini sebagai contoh kami menggunakan Negara dan bahasa Indonesia.

Beikutnya Anda diminta untuk memilih salah 1 dari 3 jenis akun yang akan anda buat.

– Pribadi = Digunakan untuk belanja Online. Dana yg digunakan diambil dari Kartu Kredit.

– Primer = Digunakan untuk belanja dan menerima pembayaran Online.

– Bisnis = Sama dengan Primer. Lebih komplek untuk keperluan bisnis.

Rata-rata para Pebisnis Online menggunakan Akun Primer untuk bertransaksi. Dimana mereka bisa funding dari Kartu Kredit untuk belanja, ataupun menerima pembayaran/kiriman dana dari orang lain yang sama-sama menggunakan akun primer/bisnis.

Di sini kami memberikan contoh pembuatan akun paypal jenis primer.

2

3. Isikan Data Identitas Anda selengkap-lengkapnya. Usahakan sesuaikan dengan ID Card Anda, misal KTP/SIM. Step ini perlu anda perhatikan karena, jika terjadi sesuatu dengan akun paypal anda, mereka akan meminta scan ID seperti KTP/SIM dan tentunya harus sama dengan data yang diinputkan di akun paypal anda.

3-1

3-2

3-3

Jika anda hanya mempunyai nama 1 kata saja, maka di nama terakhir anda isikan dengan tanda kome (,), karena mengosongi nama terakhir itu tidak diperbolehkan.

Untuk nomer hp anda masukkan mulai dari angka 8 karena angaka +62 sudah disetting di awal menyesuaiakan dengan Negara Anda.

Kemudian untuk tahap memasukkan data kartu kredit, Anda bisa centang di check box yg ada dan masukkan 16 digit kode kartu kredit anda, csc (3 digit ada di belakang kartu kredit) dan exp (kadaluarsa kartu).

Anda pun bisa memasukkan data VCC ditahap ini sebagai pengganti Kartu Kredit.

Dalam Tutorial kali ini kami akan memasukkan data VCCnya setelah akun paypal jadi. Maka dari itu checkbox tidak dicentang.

Pastikan data yang Anda masukkan sudah benar, dan lanjutkan proses pendaftaran dengan klik Tombol “Setuju dan Buat Rekening”.

4

 Selamat Anda sukses membuat akun Paypal baru.. 

Jika mencul gambar seperti diatas. Dimana meminta masukkan data kartu kredit / vcc. Biarkan saja dan klik link dibagian bawah “Masuk ke Rekening Saya”.

5

Anda belum sempurna menyelesaikan pembuatan akun paypal sampai akun ini benar-benar bisa digunakan untuk bertaransaksi online. Jadi yang perlu anda lakukan lagi adalah memverifikasi email yang digunakan untuk mendaftar dan memverifikasi kartu kredit anda (akan dibawah di beda artikel).

4. Memverifikasi Email Paypal

Setelah membuat akun paypal, paypal akan mengirimkan link konfirmasi ke email yang anda gunakan mendaftar. Ini untuk memvalidasi kalau email ada dikendali Anda.

verifikasi email #1

verifikasi email #2

Konfirmasi Email dengan klik tombol “Konfirmasi Email”. Selanjutnya anda diminta untuk memasukkan password yang anda buat sebelumnya.

verifikasi email #6Lakukan Login dan Selamat Anda sukses melakukan verifikasi Email. Selanjutnya buat 2 pertanyaan keamanan. pilih pertanyaan dan jawaban bebas yang pasti anda mampu mengingatnya. Karena ini digunakan untuk verfikasi jika anda lupa dengan password atau bisa jadi paypal melakukan verifikasi 2 pertanyaan kemanan ini di waktu-waktu tertentu tidak anda ketahui sebelumya. “Kirimkan” dan selesai.. 🙂
verifikasi email #5

Demikianlah 4 Langkah Mudah Membuat Akun Paypal dari EnamDigit.com, Semoga Bermanfaat…

Silahkan berkomentar di bawah jika ada yang hendak ditanyakan.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave A Response